Selamat kepada Desa Sumbergede atas Peraihan Prestasi Nasional: Penghargaan Desa Terbaik dalam Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2025
Desa Sumbergede kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada peringatan Hari Desa Nasional 2026, penghargaan “Desa Terbaik dalam Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Tahun 2025” diserahkan secara langsung kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas komitmen nyata Desa Sumbergede dalam melindungi dan memberdayakan warga yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, tetapi juga pengakuan atas kebijakan, layanan, dan program yang telah dijalankan desa untuk menjamin keselamatan, kesejahteraan, dan hak-hak PMI beserta keluarga mereka.
Strategi Perlindungan yang Mendapat Pengakuan Nasional
Keberhasilan Desa Sumbergede tidaklah instan. Serangkaian langkah strategis telah dilakukan, antara lain:
- Penyuluhan dan edukasi intensif mengenai hak dan kewajiban calon PMI sejak proses rekrutmen.
- Pendampingan administratif sehingga calon PMI memahami setiap tahapan dan persyaratan legal.
- Pembentukan pos layanan desa khusus bagi PMI dan keluarga sebagai pusat informasi dan bantuan.
- Program reintegrasi sosial-ekonomi bagi PMI yang kembali pascaperlindungan agar dapat berdaya dan produktif di desa.
- Kolaborasi dengan instansi pemerintah dan lembaga terkait, termasuk dinas tenaga kerja dan BNP2TKI sebagai mitra strategis.
Upaya ini telah menjadikan Desa Sumbergede sebagai contoh desa yang proaktif, responsif, dan humanis dalam mengimplementasikan perlindungan pekerja migran, baik secara preventif maupun kuratif.
Momentum Hari Desa Nasional 2026
Penyerahan penghargaan pada peringatan Hari Desa Nasional tahun 2026 di Desa Butuh menjadi momen penting bagi seluruh desa di Indonesia. Acara ini mengangkat tema “Desa Mandiri, Berkeadilan, dan Melindungi Bangsa”, menegaskan peran desa sebagai garda terdepan dalam pembangunan inklusif.
Dalam sambutannya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI menyampaikan bahwa hak-hak pekerja migran harus dilindungi sejak awal, dan desa memiliki peran strategis sebagai ujung terdepan. Desa Sumbergede disebut sebagai contoh nyata bagaimana desa mampu menjawab tantangan global dengan solusi lokal.
Reaksi dan Dukungan Warga Desa
Berita penghargaan ini disambut gembira oleh seluruh warga Desa Sumbergede. Camat setempat dan tokoh masyarakat menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kerja keras lembaga desa, kader, dan warga yang tak kenal lelah mewujudkan program perlindungan PMI.
Seorang perwakilan keluarga PMI menyatakan bahwa layanan di desa telah membantu keluarganya melewati proses kerja di luar negeri dengan lebih aman dan terjamin secara hukum. Dukungan ini menjadi motivasi besar bagi desa untuk terus melakukan inovasi dan pelayanan terbaik.
Penutup
Kemenangan Desa Sumbergede bukan hanya milik satu wilayah saja, tetapi cerminan bagaimana desa dapat menjadi motor perubahan sosial dan ekonomi, terutama dalam upaya melindungi warganya dari risiko globalisasi dan dinamika pasar kerja luar negeri.
Semoga prestasi ini menginspirasi desa-desa lain di seluruh Indonesia untuk terus berinovasi, memperkuat perlindungan sosial, dan mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, inklusif, dan berkelanjutan.